Mandai basang si kulit cempedak goreng khas Banjarmasin
Minggu, 05 Oktober 2014
Add Comment
Anda pasti sudah kenal buah
cempedak kan!? Buah dengan nama latin artocarpus
champeden ini sangat
digemari karena daging buahnya memiliki tekstur yang lunak dan lembut di lidah
serta aroma wanginya yang menusuk hidung layaknya buah durian. Buah cempedak
mirip dengan buah nangka. Bisa dimakan begitu saja atau
digoreng dengan tepung terigu. Bedanya, buah nangka berbuah tanpa mengenal musim, sedangkan
cempedak hanya berbuah saat musim hujan saja.
Di Banjarmasin,
Kalimantan Selatan, katanya kulitnya juga dimakan ya Mas?
Iya. Namanya mandai.
Ih, nggragas!
Hush, sembarangan ngomong. Belum tahu
aja kamu rasanya, kalo dah nyobain ketagihan kamu.
Hehe.
Memang, umumnya buah cempedak ini hanya diambil bagian daging buahnya sajaSedangkan bagian
kulit dan bijinya dibuang.
Di Kalimantam
Selatan, buah cempedak biasa disebut dengan tiwadak, buah tiwadak ini tidak hanya dikonsumsi
daging buahnya saja, namun kulit, tangkai buah bagian dalam, dan bijinya juga
dimanfaatkan. Kulit buah cempedak inilah yang disebut mandai.
Mandau kali Mas?
Mandau gundulmu. Mandau itu parang, senjata
khas Kalimantan. Ini mandai!
Hehe, nesuuu…
Bukan kamu saja yang tidak kenal
mandai. Orang Banjar sekalipun ada yang kurang familier dengan santapan ini. Ada
seorang kawan, walaupun sudah lama tinggal di Banjarmasin, tetapi tidak pernah
makan mandai. Pada suatu saat, ketika diadisuguhi mandai, “Ai, nyaman lah sakalinya.” (Ah, enak ternyata). Hehe…
Ngarang sampean Mas…
Eh, bener! Kamu tahu gak, mandai ini
sudah lama dijadikan lauk alternatif bagi orang Banjar. Memang, kalau kita hanya
mengingat untuk memakan buahnya kebanyakan orang tidak terpikir untuk
memanfaatkan kulitnya. Nah, sebelum diolah, kulit cempedak dikupas bagian
luarnya sehingga tampak putih kemudian dibersihkan. Bagian inilah yang disebut
mandai. Setelah menjadi mandai biasanya tidak bisa langsung digoreng tetapi
harus direndam lebih dulu di dalam air garam selama beberapa hari. Lamanya
merendam tergantung yang punya niat memasak. Dengan direndam ini daging mandai
akan menjadi lunak sehingga saat digoreng nanti lebih mudah dan hasilnya lebih
enak seperti menggigit daging. Mikiiir… Hehe.
Cempedak,
Kaya Gizi

Cempedak juga membantu menyehatkan mata, mengingat kandungan vitamin
A-nya cukup tinggi, yaitu sekitar 200 SI per 100 gram. Vitamin A berperan dalam
menjaga agar kornea mata agar selalu sehat. Bahkan juga mengandung vitamin C yang lebih tinggi daripada nangka, dan
mengandung serat pangan (dietry fiber) yang cukup tinggi untuk membantu menjaga
kesehatan saluran pencernaan dan menekan angka kolesterol dalam darah.
Kulit
batang cempedak ternyata juga mengandung komponen yang dapat membantu mencegah
tumor dan malaria. Dan senyawa utama heteriflavon C yang dapat menghilangkan
parasit penyebab malaria hingga 100 persen. /* .
0 Response to "Mandai basang si kulit cempedak goreng khas Banjarmasin "
Posting Komentar